Tata Cara Melakukan Umrah Yang Benar

Tata Cara Melakukan Umrah Yang Benar – Untuk itu penting sekali agar anda menyimak pembahasan ini dengan baik. Biasanya ini sudah diberikan pada saat anda melakukan kegiatan manasik umrah atau haji. Walaupun begitu terkadang penjelasan panduan umrah yang diberikan dianggap masih kurang jelas. Maka kami sebisa mungkin akan memberikan penjelasan tentang cara umrah dengan sedetail mungkin.

Berikut ini adalah cara untuk melakukan serangkaian ibadah umrah, berikut beberapa urutan kegiatannya :

  1. Pertama-tama sebelum anda melakukan serangkaian kegiatan ibadah umrah, sangat dianjurkan sekali untuk mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum berihram. Baik dengan cara mandi, berwudhu, menggunakan wewangian terbaik, atau memilih menggunakan pakaian ihram terbaik.
  2. Untuk pakaian ihram laki-laki yang dianjurkan adalah dua lembar kain, dimana
  3. kain tersebut akan digunakan sebagai penutup pundak dan digunakan sebagai sarung. Sedangkan untuk wanita pakaian yang disyariatkan adalah pakaian yang bisa menutupi seluruh tubuhnya, namun dalam hal ini wanita dilarang untuk menggunakan sarung tangan dan juga penutup wajah atau cadar.
  4. Setelah anda menggunakan pakaian ihram dengan tepat, maka cara ihram selanjutnya adalah dengan berihram dari miqat sambil membaca niat umrah“Labbaika Umratan” yang artinya “Aku memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umrah”.
  5. Ketika anda memiliki kekhawatiran tidak bisa menyelesaikan ibadah umrah sebagaimana aturannya, maka anda diperbolehkan untuk mengucapkan lafal diatas lalu di ikuti dengan membaca lafal berikut “ Allahumma mahilli haitsu habastani”. Jika ada seseorang telah membaca lafal ini, dan pada suatu saat tidak bisa menyelasaikan ibadah umrah atau haji karena sakit atau penghalang lainnya, maka ia tidak diwajibkan untuk membayar dam atau denda.
  6. Tidak ada alat khusus apapun untuk melakukan ihram, namun jika waktu ihram bertepatan dengan waktu shalat, maka tunaikanlah shalat terlebih dahulu baru melakukan berihram.
  7. Nah setelah anda membaca niat umrah, maka dilanjutkan untuk memperbanyak membaca doa atau dzikir
  8. Jika waktu memungkinkan , maka jamaah dianjurkan untuk mandi terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam Kota Makkah.
  9. Ketika anda mulai masuk ke dalam Masjidil Haram, sebaiknya anda mendahulukan kaki kanan terlebih dahulu. Sambil membaca doa untuk masuk masjid.
  10. Selanjutnya yaitu pergi menuju ke Hajar Aswad untuk melakukan Thawaf, ketika anda menghadap ke Hajar Aswad bacalah takbir lalu mengusapnya menggunakan tangan kanan dan menciumnya. Jika tidak memungkinkan untuk mencium Hajaw Aswad, maka anda bisa melakukannya dengan mengusapnya saja lalu mencium tangan yang digunakan untuk mengusap Hajar Aswad tersebut. Dan jika anda masih tidak memungkinkan untuk mengusapnya, anda bisa dengan cara memberi isyarat menggunakan tangan. Namun tidak mencium tangan tersebut.
  11. Sesudah itu lakukan Thawaf sebanyak 7 putaran, dan pada tiga putaran pertama anda di sunnahkan untuk berlari-lari kecil bagi yang memungkinkan untuk melakukannya. Untuk Thawaf yaitu dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir pula di Hajar Aswad.
  12. Selain pada saat melakukan Thawaf anda di sunnahkan juga untuk mengusap Rukun Yamani pada setiap kali melakukan putaran. Dalam hal ini anda tidak dianjurkan untuk menciumnya. Dan ketika anda tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka tidak dianjurkan untuk memberi isyarat.
  13. Ketika anda berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, maka anda di sunnahkan untuk membaca : robbana aatina fid dunya hasanah,wa fil aakhiroti hanasah wa qina ‘adzaban naar.
  14. Pada saat melakukan Thawaf tidak ada bacaan apapun atau dizikir tertentu, namun akan lebih baik melakukan dzikir. Anda bisa membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an.
  15. Nah setelah anda selesai melakukan Thawaf, maka cara selanjutnya yaitu dengan menutup kedua pundaknya lalu segera menuju ke Maqam Ibrahim sambil membaca lafal : wattakhodzu mim maqoomi ibrohiima musholla.
  16. Anda di sunnahkan untuk melakukan shalat thawaf 2 raka’at di belakang Makam Ibrahim, pada raka’at pertama setelah membaca Al Fatihah membaca surat Al Kaafirun, lalu pada raka’at kedua membaca surat Al Ikhlas.
  17. Setelah anda melaksanakan shalat dua raka’at tersebut, maka di sunnahkan untuk meminum air zam-zam dan menyirami kepala anda menggunakan air zam-zam tersebut.
  18. Setelah itu anda kembali lagi ke Hajar Aswad, sambil membaca takbir dan mengusap dan menciumnya jika hal tersebut memungkinkan.
  19. Kemudian masuk kedalam rukun umrah selanjutnya yaitu dengan melakukan sa’I dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah. Jika anda sudah mendekat Bukit Shafa, sebaiknya anda membaca : innash shafaa wal marwata min sya`airillah.
  20. Selanjutnya yaitu mulai dengan menaiki Bukit Shafa, sambil menghadap ke arah Ka’bah dan melihatnya jika hal tersebut memungkinkan.
  21. Bacaan ini idealnya di baca sebanyak tiga kali dan berdoa di antara pengulangan bacaan tersebut dengan doa apa saja yang anda inginkan.
  22. Setelah itu mulailah untuk menuruni Bukit Shafa dan segera menuju ke Bukit Marwah.
  23. Ketika menuju ke Bukit Marwah, anda di sunnahkan untuk berlari-lari kecil atau berjalan cepat dengan sungguh-sungguh di antara dua tanda lampu hijau yang berada di tempat Sa’I atau Mas’a bagi laki-laki, setelah itu mulai untu k berjalan biasa lagi ketika mulai menaiki Bukit Marwah.
  24. Ketika anda sudah sampai di Bukit Marwah, maka kerjakan apa saja sama seperti ketika anda berada di Bukit Shafa.
  25. setelah turun dari Bukit Marwah, bagi laki-laki di sunnahkan untuk berlari-lari kecil di tempat yang sudah ditentukan. Dan ketika sudah mulai menaiki Bukit Shafa berjalan dengan biasa lagi.
  26. Lakukan hal ini sampai dengan tujuh kali dan berakhir di Bukit Marwah.
  27. Pada saat melakukan Sa’I tidak ada doa-doa khusus atau dzikir-dzikir tertentu yang harus dibaca, maka anda diperbolehkan untuk berdo’a, berdzikir, dan membaca Al-Qur’an sesuai dengan apa yang anda kehendaki.
  28. Ketika anda sudah selesai, maka rukun umrah selanjutnya adalah dengan cara bertahallul atau memotong rambut. Minimal rambut yang anda potong sebanyak 3 helai rambut. Namun akan lebih baik, laki-laki memotongnya sampai gundul. Sedangkan untuk wanita diperbolehkan memotong rambut hanya sampai dengan sepanjang ruas jari.
  29. Setelah anda memotong rambut, berarti hal tersebut menandakan ibadah umrah yang anda jalankan sudah selesai. Tapi perlu di ingat juga jika rukun umrah yang terakhir itu adalah melakukannya dengan tertib atau berurutan.

Sekian poin-poin Tata Cara Umroh Yang Benar , semoga bisa bermanfaat. Aamiin