Pengertian Umrah Dan Haji

Pengertian Umrah Dan Haji – Umrah adalah salah satu ibadah sunah yang apabila dilakukan akan mendapatkan kemuliaan disisi Allah SWT. Umroh juga disiratkan di dalam Al-Qur’an sebagai salah satu ibadah maliah atau ibadah yang menuntut adanya pengorbanan harta benda. Meskipun ada beberapa perbedaan mengenai hukum umrah, namun kebanyakan ulama di Indonesia sepakat bahwa umroh hukumnya adalah sunah dan dilakukan sekali seumur hidup.

Sedangkan pengertian haji secara bahasa bermakna al-qoshdu (sengaja/bermaksud) yaitu mengunjungi tempat yang dimuliakan. Secara istilah haji juga bisa diartikan sebagai serangkaian ibadah yang dilakukan pada waktu tertentu dan dengan tata-cara tertentu untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT. Haji merupakan rukun Islam ke-enam dimana itu adalah kewajiban dan menjadi salah satu indikator bagi kesempurnaan keislaman seseorang dengan ketentuan mereka mampu secara lahir maupun batin dalam menjalankannya.

Hukum Haji Dan Umrah
Hukum melaksanakan Haji ialah wajib bagi setiap muslim yang mampu saja, sesuai dengan firman Allah dalam Surah Ali Imran Ayat 97 yang artinya: “Padanya Yang Terdapat Ada Tanda-Tanda Yang Nyata (Di Antaranya) Yaitu Maqam Ibrahin, Barang Siapa Yang Memasukinya (Baitullah Itu) Menjadi Amanlah Dia. Mengerjakan Haji Merpakan Suatu Kewajiban Setiap Manusia Terhadap Allah, Yaitu (Bagi) Orang Yang Sanggup Mengadakan Perjalanan Ke Baitullah. Barang Siapa Mengingkari (Kewajiban Haji) Maka Sesungguhnya Allah Mahakaya (Tidak Memerlukan Sesuatu) Dari Semesta Alam.” (QS Ali Imran: 97).

Sebagai ulama berpendapat bahwa umrah yang hukumnya mutahabah artinya baik untuk dapat ilakukan dan juga tidak diwajibkan. Hadis Nabi Muhammad Saw. Menyatakan Sebagai Berikut: Haji Ialah Fardu Sedangkan Umrah Ialah “Tatawwu.” (A1 Hadis).

Tatawwung Ya maksudnya ialah tidak dapat diwajibkan, tetapi lebih baik dilakukan untuk bisa mendekatkan diri kepada Allah atau juga melakukannya lebih utama daripada meninggalkannya karena tatawwu memiliki ganjaran pahala.

Pengertian Umrah Dan Haji

Perbedaan Haji Dengan Umrah
Ibadah Haji dan Umrah merupakan suatu ibadah yang akan dikerjakan oleh umat Islam di Tanah Suci (Mekkah). Cara melakukan ibadah Haji Dan Umroh tidak akan sama, karena mempnyai perbedaan dari segi rukun Umrah dan wajib Umrah, terkadang masih banyak orang yang belum mengetahui dimana perbedaannya. Berikut ini perbedaan Haji Dan Umrah:

  1. Ibadah Haji dilakukan seumur hidup sekali dalam setahun, lalu sedangkan Umrah dapat dilakukan setiap hari dalam setahun kecuali pada hari ibadah Haji.
  2. Pada pelaksannaan Haji adanya wukuf di arafah (Termasuk Rukun Haji), lalu sedangkan pelaksanaan Umrah tidak ada wukuf di arafah.
  3. waktu pelaksanaan ibadah Haji lebih lama karena ibadah Haji ini lebih banyak memakan waktu dibandingkan dengan ibadah Umrah. karena dalam Umrah, kita hanya butuh 3 pekerjaan saja, yakni berihram dari miqat, bertawaf tujuh kali putaran di sekeliling ka’bah, lalu berjalan kaki antara bukit shafa dan juga marwah 7 kali putaran, dan bercukur rambut lalu kemudian selesai .
  4. Dalam pelaksanaan ibadah haji lebih banyak memerlukan tenaga atau fisik yang lebih baik jika dibandingkan dengan ibadah Umrah, karena dalam ibadah haji kegiatan yang dilakukan lebih banyak dan juga lebih rumit dibandingkan ibadah Umrah.
  5. Hukum ibadah haji ialah wajib sedangkan hukum Umrah adalah sunnah.

Perbedaan dari segi rukun atau wajib haji dengan rukun dan wajib Umrah

Rukun Haji Ada 6 Yakni :

  1. Ihram
  2. Wukuf Diarafah
  3. Tawaf
  4. Sa’i
  5. Mencukur
  6. Tertib

Lalu Sedangkan Rukun Umrah Ada 4 Yakni :

  1. Ihram disertai niat.
  2. Tawaf atau mengelilingi kakbah.
  3. sa’i (Lari-Lari kecil antara bukit safaa atau marwah)
  4. Bercukur atau memotong rambut minimal 3 melai.

Wajib Haji Ada 6 Yaitu:

  1. Ihram disertai niat
  2. Mabit (bermalam) di muzdalifah
  3. Melempar 3 Jumrah, Yaitu : Jumrah Ula, Jumrah Wusta, dan Jumrah Aqabah.
  4. Mabit (Bermalam) di mina
  5. Tawaf Wada’ bagi yang akan meninggalkan mekkah
  6. Menjauhkan diri dari larangan maupun perbuatan yang diharamkan dalam ihram seperti: memakai pakaian berjahit bagi pria, menutup kepala bagi pria dan juga menutup muka bagi wanita, memotong kuku, memakai wangi-wangian, mengadakan akad nikah, bersetubuh, berburu hewan,atau juga mencabut bulu badan.

Sedangkan Wajib Umrah Ada 2 Yaitu :

  1. Ihram dari Miqat
  2. Menjaga diri dari larangan-larangan Ihram yang dimana jumlahnya sama dengan larangan Haji.

Sekian artikel  Pengertian Umrah Dan Haji dan Terimakasih