Panduan Lengkap Manasik Haji

Panduan Lengkap Manasik Haji

Apa itu manasik haji – Mungkin masih ada sebagian orang yang belum mengerti apa itu manasik haji, padahal ini merupakan perkara penting yang wajib di ketahui oleh calon jamaah haji. Arti manasik haji itu sendiri adalah petunjuk atau penjelasan mengenai bagaimana cara mengerjakan haji yang benar, mulai dari rukun, Sunnah, wajib, syarat haji dengan bantuan miniature Ka’bah. Dan manasik haji dilakukan pada saat sebelum keberangkatan haji sebagai bahan persiapan. Dan saat ini sudah banyak sekali sekolah-sekolah yang menyelenggarakan manasik haji untuk siswanya.

Urutan kegiatan dalam ibadah haji

Urutan kegiatan merupakan salah satu bentuk dan hal yang diajarkan pada saat manasik haji, dimana anda bisa mengetahui urutan cara ibadah haji yang benar. Untuk uraian lengkapnya terdapat pada pembahasan di bawah ini.

1. Sebelum tanggal 8 Dzulhijah

Pada hari sebelum tanggal 8 Dzulhijah, biasanya calon jamaah haji akan berbondong-bondong untuk melakukan Thawwaf Qudum di Masjidil Haram. Dan cara yang benar adalah para jemaah calon haji menggunakan pakaian ihram atau pakaian dua lembar kain tanpa jahitan yang digunakan sebagai pakaian haji. Dan sesuai dengan miqatnya para calon jamaah haji kemudian membaca niat haji, dan membaca Talbiyah.

2. Tanggal 9 Dzulhijah

Pada tanggal 9 Dzulhijah pagi hari, biasanya calon jamaah haji akan menuju ke padang Arafah guna melaksanakan rukun haji yaitu wukuf. Wukuf itu merupakan berdiam diri dan berdoa di padang Arafah. Tujuan dari wukuf di padang Arafah untuk merenungkan kembali perbuatan-perbuatan yang telah diperbuat selama hidupnya. Dengan demikian calon jamaah haji yang melakukan wukuf di padang Arafah, diharapkan mampu menjadi insan yang sadar akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai makhluk ciptaan Allah SWT.

Masih pada tanggal 9 Dzulhijah waktu malam hari yaitu calon jamaah haji akan menuju ke Muzdalifah guna melakukan mabbit atau bermalam. Mabbit di sini berarti berdiam diri dan bermalam di Muzdalifah sebelum tanggal 10 Dzulhijah. Pada bagian sebelah barat Muzdalifah terdapat Masy’aril Haram atau yang sering diebut dengan gunung Quzah. Pada tempat tersebutlah calon jamaah haji melakukan mabbit atau wukuf, minimal sudah melewati waktu tengah malam. Tapi idealnya dilakukan sampai dengan waktu shubuh selesai.

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, jika sebelum pergi ke mina kita harus melakukan mabbit di Muzdalifah terlebih dahulu minimal sampai tengah malam. Jika waktu sudah melewati tengah malam, maka anda sudah bisa untuk melakukan perjalanan ke Mina, dimana kegiatan selanjutnya yaitu untuk melakasanakan ibadah melontar Jumroh. Mina sendiri merupakan salah satu lembah padang pasir yang terdapat di sebelah Timur kota Makkah, kurang lebih sekitar 5 kilometer.

Mina juga mendapatkan sebuah sebutan lain yaitu Kota tenda, karena memang disini terdapat jutaan tenda dari berbagai macam calon jamaah haji di dunia. Biasanya calon jamaah haji akan mendirikan tenda pada tanggal 8 Dzulhijah, lalu pergi ke padang Arafah dan kembali lagi ke Mina. Di Mina terdapat tiga tempat atau lokasi untuk melakukan pelemparan Jumroh yaitu Jumrah Ula, Jumrah Wusta, dan Jumrah Aqabah.

Dan di Mina calon jamaah haji wajib melakukan mabbit atau bermalam yaitu pada malam tanggal 11, dan 12 bagi calon jamaah haji yang melaksanakan Nafar Awal. Calon jamaah haji bisa juga bermalam pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijah untuk melaksanakan Nafar Tsani. Selain itu Mina merupakan tempat untuk melakukan penyembelihan hewan kurban, dan di Mina sendiri terdapat sebuah masjid yang bernama Masjid Khaif. Dimana masjid ini pernah dijadikan Nabi Muhammad SAW untuk melakukan shalat dan khutbah pada saat ibadah haji.

3. Tanggal 10 Dzulhijah

Pada tanggal ini calon jamaah haji melakukan lempar Jumroh sebanyak 7 kali ke Jumrah Aqabah. Tujuan dari pelemparan Jumroh itu sendiri yaitu sebagai simbol untuk mengusir setan. Dan dalam ibadah haji sendiri pelemparan Jumroh tidak hanya dilakukan satu hari saja, melainkan dilakukan dalam beberapa hari. Setelah selesai melempar Jumroh kemudian dilanjutkan dengan tahallul atau mencukur rambut kepala.

Terusan dari pembahasan sebelumnya, adalah ketika calon jamaah haji mengambil Nafar Awal. Maka calon jamaah haji haru melanjutkan perjalanannya ke Masjidil Haram guna melakukan Thawaf Ifadhah. Sedangkan bagi para calon jamaah haji yang mengambil Nafar Tsani, maka calon jamaah haji akan tetap berada di Mina guna melakukan pelemparan Jumroh selanjutnya yaitu Jumroh Wusta dan Jumroh Ula.  Thawaf sendiri berarti mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, dan putaran dilakukan berlawanan arah jarum jam.

4. Tanggal 11 dan 12 Dzulhijah

Pada tanggal inilah dilakukannya pelemparan Jumroh lanjutan, dimana calon jamaah haji akan melakukan pelemparan Jumroh Ula di tugu pertama sampai dengan tugu ketiga. Pelemparan Jumroh ini idealnya dilakukan pada setelah shalat Dzuhur, sambil membaca takbir setiap kali melakukan lemparan. Dan di Sunnahkan setelah melakukan pelemparan Jumrah Ula agar berdiri di samping kanannya, sedangkan untuk pelemparan Jumrah Wusta di sunnahkan untuk berdiri di samping kirinya.

5. Kembali ke Makkah

Setelah melakukan pelemparan Jumrah pada hari-hari Tasyrik tersebut, calon jamaah haji akan kembali lagi ke Makkah untuk melaksanakan Thawaf Wada’ atau Thawaf perpisahan. Hukum dari melakukan Thawaf ini yaitu wajib, sehingga kalau sampai di tinggalkan maka calon jamaah haji wajib untuk membayar dam atau denda. Thawaf ini dilakukan dengan tujuan, agar jamaah haji yang ingin berpulan ke negara masing-masing melakukan perpisahan dengan Baitullah.

Semoga artikel Panduan Lengkap Manasik Haji ini bisa bermanfaat bagi anda, Terimakasih.

Cara Mendaftar Haji Regular Dan Plus Yang Wajib Anda Ketahui

Cara Mendaftar Haji Regular Dan Plus Yang Wajib Anda Ketahui

Cara Mendaftar Haji Regular Dan Plus Yang Wajib Anda – Bagi anda yang berminat untuk mendaftar haji regular, berikut beberapa tata cara daftar haji :

 

1.Membuka rekening bank haji

Hal pertama yang harus anda lakukan ketika melakukan pendaftaran haji regular yaitu dengan cara membuka rekening bank haji. Tapi perlu di ingat bahwa tidak semua bank di Indonesia menerima setoran haji, hanya ada beberapa jenis bank yang sudah di tunjuk untuk menerima setoran haji yaitu, Bank BRI, BRI Syariah, Mandiri, Syariah Mandiri, Muamalat, Jateng, BTN, Mega Syariah, dan Bank Mega.

Dan untuk bisa membuka tabungan haji sendiri anda harus datang langsung ke Bank tersebut, karena memang anda harus mengisi formulir, membubuhkan tanda tangan, dan membawa KTP asli maupun fotocopy. Biasanya untuk biaya daftar haji awal yaitu minimal Rp.500.000, dan setoran lanjutannya yaitu sebesar Rp.100.000. Tabungan ini bersifat tanpa bunga dan tanpa biaya administrasi, selain itu tidak ada kartu ATM. Karena memang ini hanya di khususkan untuk setoran haji.

Dan perlu di ingat bahwa tabungan haji berbeda dengan tabungan pada umumnya, untuk itu anda perlu menyampaikan keinginan untuk membuka rekening haji kepada customer service yang melayani. Anda bisa menyetorkan uang berapapun jumlahnya, ketika jumlah tabungan yang anda setorkan sudah mencapai Rp.25 Juta. Maka anda sudah bisa mengajukan kepada Kementrian Agama untuk mendapatkan SPPH dan Nomor Porsi keberangkatan haji.

2. Surat keterangan sehat dan golongan darah

Langkah selanjutnya yaitu dengan cara mengecek kesehatan dan golongan darah, dimana surat keterangan sehat ini akan di bawa ke kantor Kementrian Agama sebagai syarat pendaftaran haji. Dan perlu di ingat agar anda menyampaikan kepada dokter bahwa anda ingin mengecek kesehatan sebagai syarat pendaftaran haji.

 

3. Mengisi surat pendaftaran haji

Setelah tabungan anda mencapai angka 25 juta, maka anda sudah bisa meminta dan mengisi SPPH di Kantor KEMENAG. Anda bisa mendapatkan surat ini di kantor KEMENAG kabupaten bukan KUA yang ada di kecamatan. Jelaskan kepada petugas bahwa anda ingin mendaftar haji, maka anda akan diberikan formulir pendaftaran haji. Dimana di dalam formulir tersebut berisikan beberapa isian seperti, NIK, Nomor Rekening Haji, Golongan Darah, dan masih banyak data lainnya.

4. Mengajukan nomor

Setelah anda mendapatkan SPPH dan sudah mengisi formulir tersebut, maka langkah selanjutnya dalam pendaftaran haji yaitu dengan cara mengajukan nomor porsi di bank. Dalam hal ini anda perlu mengunjungi bank pembukaan rekening haji, dan menyampaikan kepada customer service yang bertugas bahwa anda ingin mendapatakan nomor porsi untuk keberangkatan haji. Tapi sebelum itu pastikan bahwa uang tabungan anda sudah benar-benar mencukupi (25 juta), karena jika kurang dari jumlah tersebut anda belum bisa mendapatkan nomor porsi keberangkatan haji.

5. Melapor ke Kantor Kementrian Agama

Cara pendaftaran haji selanjutnya yaitu dengan cara melapor ke Kantor Kementrian Agama, tapi sebelum melapor anda harus menyiapkan beberapa dokumen seperti berikut:

  • Bukti setoran awal BPIH.
  • 1 lembar surat pendaftaran pergi haji
  • 10 lembar foto ukuran 3×4, dan 2 lembar foto ukuran 4×6. Dengan ketentuan foto tersebut berwarna, 80% menampilkan wajah, menggunakan pakaian gelap, background putih, dan tidak berkacamata.
  • Foto copy surat keterangan sehat dari puskemas sebanyak 4 lembar.
  • Foto copy akta kelahiran/ijazah/buku nikah sebanyak 2 lembar.
  • Foto copy kartu keluarga sebanyak 2 lembar.
  • Foto copy KTP.

Setelah anda memenuhi berbagai macam persyaratan di atas, maka anda tinggal menunggu keputusan dari Kantor Kementrian Agama di tahun berapa anda akan berangkat menunaikan ibadah haji. Cara cek no porsi haji yaitu bisa melalui laman website kemenag.go.id.

Cara mendaftar haji ONH plus

Untuk pendaftaran dan biaya haji plus sendiri akan berbeda dengan cara pendaftaran haji regular, dimana untuk pendaftaran haji plus sendiri anda harus menyetorkan uang sebesar 5000 USD, dengan rincian Rp.1.100.000 untuk DP ke Travel haji plus, dan sisanya untuk setoran awal ke KEMENAG. Nah setelah anda mendapatan nomor porsi ONH plus, anda sudah bisa menyerahkan semua berkas yang dibutuhkan ke Travel penyelenggara haji ONH plus. Untuk pelunasan pembayaran haji plus sendiri yaitu 4 bulan setelah anda mendapatkan nomor porsi ONH plus.

Biasanya untuk jumlah biaya haji plus yaitu antara 8000 USD sampai dengan 12000 USD, jumlah tersebut tergantung dari fasilitas hotel yang anda pilih dan juga teman sekamar yang dipilih, apakah sekamar 2, 3, 4 orang. Semakin dekat hotel yang anda pilih dengan Masjidil Haram Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, maka akan semakin mahal pula biaya pembayaran yang harus anda taguhkan.

Untuk itu kami sarankan kepada anda jika memiliki niatan untuk melaksanakan ibadah haji agar mendaftar dan membuka tabungan rekening bank yang sudah di tunjuk langsung oleh Kementrian Agama. Hal ini di tujukan untuk berjaga-jaga terjadinya penipuan, karena memang saat ini sudah marak sekali terjadinya penipuan pemberangkatan haji yang dilakukan oleh Travel haji ONH plus.

Padahal kalau anda ketahui pihak ONH plus juga harus mendapatkan nomor porsi haji dari Kementrian Agama terlebih dahulu untuk bisa berangkat haji secara resmi. Untuk itu pastikan bahwa anda sudah memiliki tabungan haji di bank yang sudah di tunjuk oleh Kementrian Agama terlebih dahulu, sebelum memutuskan untuk menyerahkan syarat-syarat haji kepada pihak ONH plus.

Semoga artikel Cara Mendaftar Haji Regular Dan Plus ini bisa bermanfaat bagi Anda, Terimakasih.

Syarat Sah Dan Wajib Haji Yang Harus anda Perhatikan

Syarat Sah Dan Wajib Haji Yang Harus anda Perhatikan

Syarat Sah Dan Wajib Haji Yang Harus anda Perhatikan – Sebelum masuk ke dalam pembahasannya, ada baiknya anda mengetahui apa itu haji. Kata haji sendiri berasal dari kata benda “ hajja-yahijju-hijjun” atau dari kata sifat yaitu “hajja-yahujju-hajju”. Jika di artikan secara bahasa, haji sendiri berarti menunjungi, berziarah secara sengaja. Sedangkan untuk pengertian haji secara istilah yaitu melakukan perjalanan yang di sengaja ke tempat suci dengan niatan untuk beribadah dan mendapat keridhaan di sisi Allah SWT. Definisi lain dari haji yaitu melaksanakan rukun islam yang kelima sebagai syarat untuk menyempurnakan agama islamnya.

Syarat wajib haji

Syarat wajib haji merupakan hal-hal yang membuat seseorang wajib melakukan haji. Dengan kata lain sebelum orang tersebut berangkat ibadah haji, maka orang tersebut harus memenuhi syarat wajib haji. Nah berikut beberapa syarat wajib haji yang harus anda penuhi :

1. Islam

Sudah pasti ini menjadi syarat wajib untuk menuikan ibadah haji, karena memang haji sendiri merupakan rukun islam kelima. Dengan kata lain setiap orang yang sudah mampu untuk melaksanakan ibadah haji, maka sangat di anjurkan sekali untuk bersegera dalam melaksanakannya.

2. Berakal

Dalam agama islam sendiri juga memiliki beberapa kriteria untuk melakukan segala sesuatu, contoh gampangnya yaitu manusia yang berakal di tuntut untuk melaksanakan kewajibannya. Sedangkan untuk insan yang tidak memiliki akal, tidak di wajibkan untuk melaksanakan kewajibannya. Jadi dalam hal ini yang di insan yang berakal dan sudah mampu bisa menunaikan ibadah haji.

3. Baligh

Baligh merupakan tanda-tanda dari seseorang sudah dewasa, tentunya bagi seseorang yang sudah baligh di tuntut untuk melaksanakan kewajibannya. Seperti sholat, haji, zakat, dan rukun islam lainnya. apabila orang tersebut belum bisa memenuhi kewajiban tersebut, maka orang tersebut akan mendapatkan dosa. Karena dalam hal ini seseorang yang sudah baligh adalah orang-orang yang sudah memiliki akal pikiran lebih dewasa.

4. Merdeka

Yang dimaksud merdeka dalam hal ini yaitu anda sudah tidak terikat dengan orang lain. Karena memang pada zaman dahulu masih sering dijumpai yang namanya perbudakan, dan sampai sekarang pun masih ada yang menerapkan sistem ini. untuk itu bagi anda yang ingin menunaikan ibadah haji, maka anda harus merdeka dan bebas terlebih dahulu.

5. Mampu

Mampu di sini bisa berarti banyak hal, baik dari segi fisik, finansial, dll. Biasanya untuk bisa melakukan pendaftaran haji, anda akan di tuntut untuk menyerahkan beberapa hal, seperti melunasi pembayaran, cek kesehatan. Tentunya ini berarti anda harus mampu untuk mencukupi hal tersebut. Nah berikut beberapa syarat mampu yang harus anda penuhi :

  • Mampu dalam segi fisik, yatu memiliki biaya untuk naik haji.
  • Memiliki bekal yang cukup untuk di bawa pada saat haji.
  • Memiliki kendaraan ( hal ini sudah bisa anda dapatkan ketika mendaftar haji)
  • Aman dalam perjalanan (tentunya ini merupakan hal penting untuk bisa melakukan ibadah haji di tanah suci).
  • Bagi perempuan, alangkah baiknya bersama dengan muhrimnya paling tidak dengan seseorang yang benar-benar sudah di percaya.
  • Sehat secara jasmani maupun rohani (biasanya dalam pendaftaran haji, anda akan di suruh untuk melampirkan cek kesehatan terlebih dahulu).

Syarat sah haji

Nah setelah anda memenuhi syarat wajib haji di atas, maka pemahaman selanjutnya yang perlu anda perhatikan yaitu syarat sah dalam ibadah haji. Karena memang haji sendiri merupakan salah satu ibadah madhah, dengan kata lain harus dikerjakan dan dilaksanakan dengan apa yang sudah di contohkan oleh Rasulullah SAW. Hal ini ditujukan untuk membuat haji yang anda lakukan di anggap sah secara hukum islam. adapaun syarat sah haji yaitu sebagai berikut :

  • Dilakukan dan dilaksanakan sesuai dengan batas-batas waktunya.
  • Melakukan urutan pelaksanaan haji sesuai dengan rukun dan wajib haji yang telah di tentukan.
  • Memenuhi segala macam syarat dari pelaksanaan serangkaian ibadah haji, contohnya seperti sa’i. thawaf, dan masih banyak lainnya.
  • Dilakukan dan dilaksanakan di tempat yang sudah di tentukan dalam syariat agama islam.

Wajib haji

Seperti yang sudah kami sampaikan di atas, jika wajib haji adalah perkara penting dan harus dilakukan selama anda menunaikan ibadah haji. Karena kalau salah satu wajib haji tidak anda lakukan, maka anda diharuskan untuk membayar dam atau denda sesuai dengan apa yang anda tinggalkan. Berikut beberapa wajib haji yang harus anda lakukan selama ibadah haji :

1. Berihram dan miqat

Wajib haji yang pertama yaitu menggunakan pakain ihram, pakaian ihram dalam hal ini adalah pakaian yang tidak menggunakan jahitan dengan balutan dua kain. Selain itu anda harus mengunjungi salah satu tempat miqat yang sudah di tentukan sambil membaca niatan untuk ibadah haji.

2. Mabbit atau bermalam di Muzdalifah

Wajib haji selanjutnya yaitu bermabbit atau bermalam di muzdalifah, dalam hal ini anda harus bermalam di muzdalifah setelah melakukan perjalanan di padang Arafah. Minimal waktu bermalam yang harus anda tempuh yaitu sesudah waktu tengah malam, dan idealnya anda bisa sampai dengan waktu shubuh.

3. Melempar jumrah aqabah

Melempar jumrah di sini di artikan sebagai perlambang untuk membuang diri anda dari jeratan setan. Dan dalam hal ini melempar jumrah aqabah adalah hal wajib yang harus anda lakukan selama beribadah haji. Dimana pelaksanaan dari pelemparan jumrah ini yaitu pada tanggal 10 Dzulhijah di Mina, atau setelah anda bermalam di Muzdalifah.

4. Melempar jumrah di hari Tasyrik

Setelah anda melakukan lemparan jumrah aqabah pada tanggal 10 Dzulhijah, maka pada hari-hari tasyrik yaitu tanggal 11, 12, 13 anda juga di wajibkan untuk melempar tiga buah jumrah. Idealnya setelah tergelincir matahari atau pada waktu dhuhur.

5. Bermalam di Mina

Sleanjutnya yaitu bermalam di Mina, hal ini dilakukan ketika anda ingin melakukan pelemparan jumrah.

6.Thawaf Wada’a

Ini merupakan salah satu wajib haji yang terakhir, dimana thawaf ini ditujukan untuk mengucapkan perpisahan ke Baitullah setelah melakukan serangkaian ibadah haji.

7.Menjauhkan diri dari segala larangan haji yang sudah di tentukan.

Nah itulah beberapa syarat sah dan wajib haji yang harus anda perhatikan selama menunaikan ibadah haji. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat untuk anda.

10 Tips Menjaga Kesehatan Selama Haji Yang Wajib Anda Perhatikan

10 Tips Menjaga Kesehatan Selama Haji Yang Wajib Anda Perhatikan

10 Tips Menjaga Kesehatan Selama Haji Yang Wajib Anda Perhatikan – Terdapat beberapa tips untuk menjaga kesehatan selama beribadah haji, untuk ulasan lengkapnya sudah kami rangkum dalam pembahasan dibawah ini.

1.Istirahat yang cukup

Padatnya jadwal kegiatan selama beribadah haji, tentunya kondisi fisik anda juga akan mengalami perubahan. Dimana anda di tuntut untuk memiliki fisik yang bagus selama beribadah haji. Mungkin hal ini sudah di antisipasi pemerintah dalam mensyaratkan calon jamaah haji untuk mengecek kesehatan terlebih dahulu sebelum berangkat haji. Walaupun begitu masih bisa saja terjadi suatu kondisi yang tidak di inginkan, nah untuk itu penting sekali agar anda memberikan waktu istirahat dengan bijak. Sehingga istirahat yang anda dapatkan lebih dari cukup.

2. Perbanyak untuk mengonsumsi air putih

Sudah banyak penelitian dilakukan terhadap khasiat dari air putih, dan hasil yang di dapat bisa dibilang sangat baik untuk menjaga kesehatan kita. Terlebih seperti yang kita ketahui cuaca di tanah suci terbilang sangat panas, dengan cuaca panas tersebut akan membuat tenggorokan anda semakin kering. Nah untuk menghindari terjadinya dehidrasi dan penurunan daya tahan tubuh, kami sarankan agar anda memperbanyak minum air putih. Akan lebih baik lagi jika anda mengonsumsi air putih hangat.

3. Konsumsi buah dan sayuran

Buah dan sayuran adalah salah satu jenis makanan yang sangat baik untuk dikonsumsi. Tapi perlu di ingat agar mengonsumsi buah dan sayuran yang benar-benar di sarankan untuk kesehatan anda. Karena memang mungkin ada salah satu jenis buah dan sayuran yang akan membuat tubuh anda alergi. Untuk itu penting sekali mengetahui jenis makanan apa yang baik untuk tubuh. Tapi kami sarankan agar anda lebih banyak mengonsumsi buah yang terdapat cairan seperti jeruk, hal ini ditujukan juga untuk menghindari terjadinya dehidrasi tubuh.

4. Hindari makanan yang berminyak

Makanan berminyak merupakan salah satu jenis makanan yang sangat tidak di sarankan dikonsumsi berlebih. Karena memang makanan berminyak sendiri akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan anda. Begitu juga ketika anda melakukan ibadah haji, maka hindarilah beberapa makanan yang mengandung minyak. Hal ini sekali lagi ditujukan untuk tetap menjaga kondisi fisik anda tetap bugar dan bisa melakukan serangkaian ibadah haji sampai dengan selesai.

5. Makan secara teratur

Jika sebelumnya anda harus menghindari makanan yang berminyak bukan berarti anda harus meninggalkan waktu makan. Karena makan sendiri sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan selama berhaji. Dengan makan secara teratur akan membuat asupan nutirisi bisa mengalir ke dalam tubuh dan tubuh anda juga akan terjaga. Terlebih selama melakukan kegiatan haji, dibutuhkan energy yang ekstra. Dan sumber energy yang bisa kita dapat yaitu berasal dari makanan. Untuk itu anda perlu menerapkan pola makan secara teratur selama haji.

6. Hindari makanan yang terlalu panas dan dingin

Walaupaun makanan adalah sumber energy yang pertama untuk tubuh, tapi perlu di ingat selama anda melakukan ibadah haji. Maka tidak di sarankan untuk mengonsumsi makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin. Karena memang hal ini malah akan membuat kondisi tubuh anda menjadi kurang stabil. Sebaiknya anda makan dengan sayuran, buah, dan makanan yang memiliki tingkat nutrisi tinggi. Dengan mengonsumsi makanan tersebut akan membuat fisik anda menjadi kuat lagi.

7. Membuat sirkulasi udara yang cukup

Seperti yang sudah kami singgung sedikit di atas, jika kondisi cuaca di tanah suci berbeda jauh dengan cuaca di Indonesia. Salah satunya adalah sirkulasi udara yang kering, rendah, dan panasa. Untuk itu anda perlu membuat sebuah sirkulasi udara yang cukup, dalam hal ini anda bisa mendapatkan udara baik pada saat pagi hari dengan cara membuka jendela kamar. Karena memang waktu pagi hari adalah waktu yang sangat baik untuk mendapatkan udara segar.

8. Hentikan kebiasaan merokok

Siapa sih yang tidak mengetahui bahaya merokok, pastinya semua masyarakat di Indonesia sudah mengetahui bahaya merokok. Tapi anehnya masih banyak orang yang susah untuk menghilangkan kebiasaan merokok. Tapi bagi anda yang ingin berangkat haji, kami sarankan agar anda berhenti dari kebiasaan merokok terlebih dahulu sampai dengan proses haji telah anda selesaikan. Hal ini ditujukan untuk membuat saluran pernafasan anda menjadi lebih baik, karena tidak terpengaruh adanya nikotin dalam tubuh.

9. Periksakan kesehatan ke posko layanan kesehatan jamaah haji

Tips menjaga kesehatan selama berhaji selanjutnya yaitu dengan cara mengecek kesehatan ke posko pelayanan kesehatan jamaah haji yang sudah di sediakan. Biasanya akan ada banyak sekali posko kesehatan yang ditawarkan kepada jamaah haji selama proses kegiatan haji berlangsung. Untuk itu anda perlu memanfaatkan fasilitas ini guna memenuhi kebutuhan fisik anda tetap terjaga.

10. Membawa obat-obat pribadi

Tips terakhir untuk menjaga kesehatan selama haji yaitu dengan cara membawa obat-obatan pribadi bagi yang  mengalami penyakit khusus. Tentunya hal ini perlu anda siapkan dengan betul sebelum anda berangkat haji. Karena memang mungkin saja di posko pelayanan kesehatan tidak tersedia jenis obat yang anda butuhkan. Nah untuk mengantisipasi hal tersebut anda boleh membawa obat-obatan pribadi tersebut selama proses berhaji.

Semoga informasi tips menjaga kesehatan selama haji yang sudah kami sampaikan diatas bisa bermanfaat untuk anda.

7 Fakta ibadah umrah yang wajib anda ketahui

7 Fakta ibadah umrah yang wajib anda ketahui

7 Fakta ibadah umrah yang wajib anda ketahui – Terdapat beberapa fakta ibadah umrah yang mungkin belum anda ketahui, Langsung simak saja pembahasan yang akan kami sampaikan dibawah ini.

1. Thawaf

Ini merupakan salah satu rukun umrah yang wajib dilakukan, ketika anda meninggalkan rukun ini berarti ibadah umrah yang anda lakukan di anggap tidak sah. Walaupun begitu ternyata terdapat fakta dibalik rukun  umrah satu ini yang mungkin anda belum mengetahuinya. Dimana thawaf sendiri sudah ada dan dilakukan dari zaman Nabi-Nabi sebelum Nabi Ibrahim.

Untuk aktivitas Thawaf sendiri juga sama seperi Malaikat-Malaikat yang sedang berkeliling memutai Ka’bah nurani di surga. Selain itu perlu anda ketahui, bahwa Thawaf sendiri juga di simbolkan sebagai simbol penyatuan dengan gerakan alami, hal ini sama seperti dengan pergerakan bumi seisinya yang bergerak dan berputar sesuai dengan orbitnya.

 

2. Sa’i

Sa’I sendiri juga termasuk ke dalam salah satu rangkain kegiatan wajib yang perlu anda lakukan, karena memang sa’I termasuk dalam rukun umrah yang tidak boleh anda tinggalkan. Jika sebelumnya Thawaf sudah ada sejak sebelum Nabi Ibrahim, maka Sa’I sendiri dilakukan untuk mengenang dan mengingat istri Nabi Ibrahim yaitu Hajar. Pelaksanaan Sa’I sendiri yaitu dengan cara berlari-lari kecil dan berjalan dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah.

Mengapa hal ini disebut untuk mengenai istri Nabi Ibrahim? Yah hal ini perlu anda lakukan untuk mengenang dan mengingat begitu keras perjuangan Hajar atau istri Nabi Ibrahim dalam mencarikan air untuk anaknya yang sedang kehausan. Makna ibadah umrah yang esungguhnya dari melakukan Sa’I yaitu untuk melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan terus bekerja keras, karena Allah telah memperhitungkan segala sesuatu yang kita usahakan dengan sungguh-sungguh. Dan perlu anda ingat, bahwa tidak ada segala sesuatu yang anda perjuangkan akan sia-sia.

3. Luas Masjidil Haram

Pernahkah terbayang dalam benak anda mengenai luas Masjidil Haram? Padahalan Masjidil Haram merupakan tempat dimana anda menunaikan ibadah umrah. Perlu anda ketahui bahwa luas Masjidil Haram sekarang yaitu sekitar tiga ratus enam puluh lima ribu meter persegi. Hal ini masih bisa bertambah luas, karena pada tahun 2020 sudah dicanangkan untuk memperluas wilayah yaitu sekitar 597.257 meter persegi.

Ketika anda mengunjungi Masjidil Haram selain sedang menunaikan ibadah haji , maka area ini mampu menampung orang sebanyak 900 ribu jiwa. Tapi hal ini akan jauh berbeda ketika anda sedang menunaikan ibadah haji, karena area ini mampu menampung sebanyak 2 juta jiwa. Hal inilah yang membuat pembatasan kuota haji diberlakukan, tapi saat ini sudah di tinjaklanjuti dengan cara memperluas wilayah yang akan memungkinkan bisa menampung banyak jamaah.

4. Air Zam-Zam

Mungkin ketika mendengar air Zam-Zam sudah tidak asing lagi dengan banyaknya khasiat baik untuk kesehatan lahir dan batin. Banyak orang yang menganggap bahwa air ini adalah air ajaib yang mampu mengobati berbagai macam penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter. Dan ketika anda menunaikan ibadah umrah maupun haji, tentunya anda bisa dengan mudah mendapatkan air ajaib ini.

Walaupun dalam setiap tahunnya jutaan jamaah mengambil air ajaib ini, tapi sumber air ini tidak pernah habis. Bahkan bisa dibilang terus bertambah dan sumurnya tidak pernah kering, padahal kondisi cuaca di Kota Makkah sendiri bisa dibilang sangat kering. Fakta lainnya mengenai air ini yaitu sudah ada sejak Nabi Ibrahim, lebih tepatnya yaitu pada masa Nabi Ismail.

5. Ka’bah

Ketika anda menunaikan ibadah umrah atau haji, tentunya mengunjungi Masjidil Haram adalah suatu kewajiban untuk anda. setelah anda masuk ke dalam Masjid, anda akan melihat sebuah bangunan dengan kotak besar, yaitu Ka’bah. Perlu anda ketahui, bahwa bangunan ini dibangun oleh Nabi Adam AS, namun Ka’bah yang kita kenal sampai sekarang adalah hasil bangunan dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail karena kuasa Allah SWT.

Dan saat ini Ka’bah sendiri terbuat dari granit dan marmer, untuk pintunya sendiri memiliki warna emas. Karena memang bahan yang digunakan terbuat dari emas murni seberat 280 Kg. untuk kain penghalangnya sendiri memiliki sebutan kiswah, dimana kiswah sendiri terbuat dari sutera yang tulisan kaligrafinya disulam menggunakan benang dari emas dan perak sebanyak 150 Kg.

6. Umrah dapat menghilangkan kefakiran dan kemiskinan

Perlu anda ketahui bahwa dengan menunaikan ibadah umrah, bukan berarti anda akan kehilangan banyak harta melainkan anda akan mendapatkan kemudahan rezeki dari Allah SWT. Namun dalam hal ini bukan berarti niatan anda dalam menunaikan ibadah umrah untuk jadi kaya raya, melainkan hanya Allah SWT yang akan membuat anda menjadi kaya. Untuk itu tunaikan ibadah umrah dengan niatan ikhlas dan sepenuh hati. Karena dengan niatan ikhlas tersebut akan membuat umrah anda menjadi mabrur.

7. Sebagai ampunan dosa

Fakta umrah lainnya yang perlu anda ketahui yaitu sebagai ikhtiar untuk menghapus dosa perbuatan. Ketika anda sudah menunaikan ibadah umrah satu kali, dan pada kesempatan lainnya anda memiliki kesempatan untuk menunaikannya kembali. Maka antara kedua umrah tersebut segala macam kejelekan kita akan dihapuskan, karena memang ibadah umrah sendiri adalah ibadah yang sangat muia di sisi Allah SWT.

Hal ini sudah diperjelas dalam sebuah Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim yaitu dari Abu Hurairah, bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda “Antara umrah yang satu dengan umrah lainya, maka itu akan menghapuskan segala dosa diantara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasan baginya selain surga”. Untuk itu tunaikanlah umrah dengan segera ketika anda sudah memiliki kemampuan, baik dari segi materi maupun non materi.

Semoga informasi yang sudah kami sampaikan tentang 7 Fakta ibadah umrah  bisa menambah pengetahuan anda. Dan semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi anda.

Hukum Haji Backpacker Dan Apa Saja Fatwa Yang Diberikan Ulama

Hukum Haji Backpacker Dan Apa Saja Fatwa Yang Diberikan Ulama

Hukum Haji Backpacker Dan Apa Saja Fatwa Yang Diberikan Ulama – Haji backpacker merupakan salah satu cara untuk menunaikan ibadah haji, dan haji dengan cara ini sendiri masih menjadi perdebatan para ulama mengenai hukumnya. Karena memang pelaksanaan dari haji ini tidak resmi, dengan kata lain diluar dari kuota haji yang sudah di tetapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Walaupun begitu masih banyak orang yang melakukan cara ini untuk menunaikan rukun islam yang kelima yaitu haji.

Apa itu haji backpacker?

Haji backpacker merupakan salah satu cara untuk menunaikan ibadah haji, dimana untuk pelaksanaannya sendiri diluar dari kuota yang sudah ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi. Biasanya hal ini akan dilakukan oleh orang yang sudah tidak sabar lagi menunggu keberangkatan haji, sehingga mereka rela untuk menjadi seorang backpacker agar bisa menunaikan ibadah haji. Cara haji backpacker yang paling mudah yaitu dengan cara menggunakan visa ziarah atau wisata dari Indonesia ke tanah suci. Selain itu banyak orang yang lebih memilih untuk menggunakan visa haji dari negara lain yang memiliki jumlah umat muslim sedikit.

Lalu bagaimana hukum haji backpacker?

Jika kita melihat dari sudut pandang hukum , tentunya hal ini di anggap salah. Baik di Indonesia sendiri maupun Arab Saudi. Karena memang haji yang dilakukan secara backpacker oleh seseorang dengan menggunakan visa ziarah atau wisata di anggap sebagai salah satu tindakan illegal yang telah melanggar peraturan hukum. Hal ini juga sudah di sampaikan langsung oleh Pemerintah Arab Saudi melalui Kementrian Dalam Negrinya, yaitu melarang setiap warga negara Arab Saudi dan Warga Negara Asing untuk pergi beribadah haji tanpa tasrih atau bisa dikatakan tanpa surat izin resmi yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Dan untuk mengantisipasi terjadinya haji backpacker, Pemerintah Arab Saudi secara rutin melakukan kampanye No Hajj Without Hajj Permit. Hal ini dilakukan secara rutin pada saat menjelang ibadah haji. Dan bagi mereka yang tetap melanggar hal ini akan di kenakan dengan hukuman berupa penjara, dam atau denda, dan deportasi bagi Warga Negara Asing.

Selain Pemerintahan Arab Saudi yang melakukan kampanye rutin dalam menjaga haji backpacker, Pemerintah Indonesia sendiri melalaui Kementrian Agama juga menekankan bahwa haji backpacker sendiri sebaiknya untuk dihindari. Karena kebanyakan seorang backpacker haji memiliki resiko yang sangat besar, dimana untuk proses keberangkatannya sendiri status negara asal dan negara tujuan tidak diketahui. Tentunya hal ini akan sangat berlawanan dengan hukum yang ada.

Dalam hal ini Pemerintah Indonesia sudah menjalin kerjasama  dengan Pemerintah Arab Saudi dalam menjaga terjadinya seorang haji backpacker dengan cara memperketat aturan pembuatan dan pemberian visa bagi warga negaranya. Walaupun Kementrian Agama di Indonesia merupakan penyelenggara haji secara resmi, tapi Kementrian Agama tidak memiliki hak dan wewenang jika terdapat salah seorang yang melanggar aturan tersebut.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementrian Agama Indonesia juga sudah menjalin kerjasama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi dari Kementrian Hukum dan HAM. Hal ini ditujukan sebagai upaya dalam hal memperketat jalur masuk keluar warga negara yang hendak melakukan wisata atau ziarah ke tanah suci. Khususnya jika bulan haji telah tiba, maka dari itu perketatan jalur masuk dan keluar sangat penting sekali.

Selain melanggar secara hukum, praktik haji backpacker atau haji non kuota ini juga akan sangat rawan sekali terjadinya penipuan. Terlebih di Indonesia sendiri saat ini sedang marak-maraknya layanan travel khusus penyelenggara haji. Selain itu dalam pelaksanaannya sendiri jamaah haji backpacker tidak akan mendapat perhatian khusus, dengan kata lain jika terdapat salah seorang jamaah haji backpacker yang hilang dari rombongan. Maka akan sangat sulit sekali untuk ditemukan, karena memang tidak ada keterangan surat izin resmi.

Menurut Kementrian Agama Indonesia haji backpacker juga akan merepotkan jamaah haji lainnya, karena tidak sedikit jamaah haji backpacker yang mengambil jatah makanan dari jamah haji di tenda-tenda haji legal. Untuk itu kami harapkan masyarakat Indonesia agar lebih dewasa lagi dan lebih waspada dengan tawaran-tawaran haji. Karena memang saat ini sudah marak sekali yang namanya penawaran haji dengan cepat dan mudah. Dan kami himbau agar masyarakat Indonesia lebih memilih mendaftar haji secara regular yang sudah di tentukan oleh Kementrian Agama.

Fatwa ulama mengenai haji backpacker

Maraknya pelaksanaan haji backpacker tentunya akan berdampak pada pelaksanaan haji di tanah suci itu sendiri, terutama dalam segi keamanan dan keselamatan jamaah haji legal. Hal ini memang sudah di antisipasi oleh Pemerintah Arab Saudi dengan cara menyelenggarakan kampanya secara rutin perihal haji backpacker pada saat menjelang bulan haji. Karena memang haji sendiri adalah salah satu ibadah yang sangat mulia, dan penting sekali agar pelaksanaannya sendiri sesuai dengan apa yang sudah di contohkan oleh Rasulullah SAW.

Tentunya dengan pelaksanaan yang sesuai syariat islam akan memberikan pahala dan kemuliaan anda di sisi Allah SWT. Menurut para ulama seperti Syekh Abdul Aziz Al-Asheikh, Grand Mufti Arab Saudi, Syekh Sulaiman Al Majid, dan Syekh Sholeh Al Fauzan mengatakan bahwa hukum haji backpacker adalah haram. Dengan kata lain haji yang dilakukannya juga akan di anggap tidak sah.

Fatwa tersebut juga berlandaskan pada Al-Qur’an yaitu pada surah An-Nisa ayat 59 yang memilii arti “ Barang siapa yang taat kepadaku, berarti ia telah taat kepada Allah, dan barang siapa yang durhaka kepadaku, berarti ia durhaka kepada Allah. Barang siapa yang taat kepada amirku, maka ia taat kepadaku, dan barag siapa yang maksiat kepada amirku, maka ia maksiat kepadaku”.

Menurut Al-Syekh, bahwa pembatasan ini dilakukan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban jamaah haji pada saat melakukan seragkaian kegiatan ibadah haji. Karena memang yang menjadi penyelenggara haji di sini adalah Pemerintah Arab Saudi, untuk itu dengan cara memberikan pemahaman mengenai haji backpacker yang salah. Diharapkan mampu membuat jamaah haji nyaman dan aman selama beribadah haji.

Perlu anda ingat bahwa tujuan kita menunaikan ibadah haji adalah untuk menjadi seorang haji yang mabrur, atau haji yang terbebas dari perbuatan dosa. Untuk itu penting sekali agar anda menghindari tawaran haji backpacker. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk anda.

terimakasih semoga artikel Hukum Haji Backpacker Dan Apa Saja Fatwa Yang Diberikan Ulama bisa bermanfaat bagi anda, aamiin .

10 Persiapan ibadah umrah Yang Harus Anda Ketahui

10 Persiapan ibadah umrah Yang Harus Anda Ketahui

10 Persiapan ibadah umrah Yang Harus Anda Ketahui – Terdapat beberapa hal yang perlu anda siapkan terlebih dahulu sebelum berangkan umrah, nah berikut akan kami berikan penjelasan lengkapnya dibawah ini.

  1. Mempelajari tentang umrah

Hal pertama yang perlu anda siapkan adalah dengan mempelajari tentang umrah terlebih dahulu. tentunya ini merupakan informasi mendasar yang paling penting dan tidak boleh anda lewatkan. Banyak sekali hal yang bisa kita dapatkan dari mempelajari umrah, anda bisa mempelajari umrah dari berbagai macam sumber dan referensi, seperti membeli buku, atau membaca pengertian umrah yang sudah kami berikan di awal. Selain itu pelajari juga mengenai Kota Makkah dan Kota Maddinah, karena kedua Kota inilah tempat kita melaksanakan ibadah umrah.

  1. Mencari partner yang baik

Ketika anda memutuskan untuk berumrah dengan orang lain, pastikan bahwa mereka adalah orang-orang yang baik dalam hal beribadah. Dengan memiliki partner umrah yang baik alam hal ibadah, tentunya akan sangat membantu sekali dalam melakukan serangkaian kegiatan dan cara umrah. Selain itu dengan memiliki partner yang baik ibadahnya juga akan selalu mengingatkan dan memotivasi anda agar selalu berbuat kebaikan selama menunaikan ibadah umrah, seperti menunaikan shalat malam atau tahajjud, melakuka thawaf tambahan, membangunkan anda ketika fajar, dan melakukan berbagai macam hal positif.

  1. Mengetahui aturan ihram

Persiapan ibadah umrah yang selanjutnya yaitu mengetahui aturan tata cara umrah dalam hal menggunakan ihram, salah satu contoh mudahnya yaitu anda dilarang untuk menggunakan sabun atau wewangian sesudah melakukan ihram. Untuk itu penting sekali agar anda menyiapkan jenis sabun yang tanpa pewangi sebelum anda berangkat umrah, selain itu anda juga dilarang untuk menutupi kepala bagi laki-laki. Dengan demikian anda bisa mempersiapkan diri dalam menghadapi terik matahari yang sangat panasa di tanah suci.

  1. Mengetahui aturan mencukur rambut

Setelah anda mengetahui dan memahami aturan berihram, langkah selanjutnya yaitu dengan memahami aturan mencukur rambut. Biasanya hal ini dilakukan setelah anda selesai menunaikan serangkaian kegiatan umrah. Untuk itu pastikan bawah tukang cukur rambut yang anda kunjungi menggunakan pisau sekali pakai, karena memang Pemerintah Arab Saudi sendiri sudah memberlakukan aturan untuk menggunakan pisau sekali pakai ketika digunakan untuk bertahallul atau mencukup rambut. Hal ini ditujukan untuk menghindari terjadinya penularan penyakit antara jamaah.

  1. Menggunakan pelembab

Menggunakan pelembab sangat disarankan untuk kaum laki-laki, karena memang ketika anda sudah menggunakan pakaian ihram. Anda hanya menggunakan dua lembar kain saja untuk menutupi tubuh, bahkan anda tidak menggunakan celana dalam. Untuk itu agar tidak terjadi iritasi atau lecet pada tubuh, anda bisa menggunakan pelembab sebagai antisipasi terjadinya hal tersebut karena terdapat beberapa lipatan dalam tubuh. Sehingga dengan tubuh yang sehat akan memperlacanr kegiatan umrah anda.

  1. Mengunjungi Raudah

Hal ini juga sangat penting sekali agar anda siapkan terlebih dahulu, dan perlu anda ketahui bahwa waktu terbaik untuk mengunjungi Raudah adalah pada waktu malam hari. Banyak orang Maddinah mengatakan bahwa waktu malam hari adalah waktu yang sangat cocok untuk mengunjungi Raudah, dimana waktu malam akan lebih sepi dan tenang dibandingkan dengan siang hari. Dan perlu di ingat juga bahwa di tempat ini tidak pernah kosong jamaah yang memanjatkan doa, jadi selalu jaga sopan santun dan tingkah laku anda selama berada di tempat ini.

  1. Mengunjungi situs di Madinah

Banyak sekali situs di Madinah yang bisa kita kunjungi, dan waktu terbaik untuk mengunjungi situs-situs di Madinah adalahpada waktu pagi hari yaitu di antara terbitnya matahari sampai dengan waktu dzuhur. Salah satu hal bersejarah di Kota ini yaitu terdapat sebuah bangunan Masjid yang pertama kali dibangun oleh Nabi Muhammad SAW yaitu Masjid Quba, ketika anda sudah mengunjungi Masjid ini jangan lupa untuk menunaikan shalat dua rakaat dan perbanyak membaca doa dan dzikir.

Baca Juga : 8 Keutamaan ibadah umrah

  1. Komunikasi dengan orang rumah

Berkomunikasi adalah hal penting yang harus tetap anda jaga selama berada di tanah suci, terlebih anda sekarang sedang berada jauh dengan keluarga dirumah. Maka salah satu cara untuk membuat orang rumah tenang dan tidak khawatir dengan keadaan anda, maka berikan komunikasi yang baik dengan keluarga. Anda bisa memanfaatkan kemajuan teknologi sekarang ini untuk berkomunikasi dengan keluarga, salah satunya yaitu dengan menggunakan MagicJack. Dimana dengan menggunakan aplikasi tersebut, anda bisa menelpon orang rumah secara gratis.

  1. Berbincang dengan sesama jamaah

Menjaga hubungan baik selama berada di tanah suci adalah hal utama yang harus anda jaga. Semakin banyak orang yang anda kenal, tentunya pengetahuan yang anda dapatkan juga akan semakin luas. Untuk itu sempatkan waktu anda untuk mulai berkenalan dan berbincang sesama jamaah. Terlebih yang menunaikan ibadah umrah berasal dari berbagai macam negara, tentunya hal ini bisa menjadi kesempatan emas untuk anda agar bersilaturahmi dengan umat muslim dari negara lain.

  1. Memanjatkan doa dan dzikir sebanyak-banyaknya

Ibadah umrah adalah ibadah yang sangat mulia di sisi Allah SWT, untuk mendapatkan ridha dari Allah SWT tentunya kita tidak boleh lepas dari doa umrah dan dzikir sepanjang waktu. Karena memang ini merupakan kesempatan emas untuk kita agar segala macam doa yang kita panjatkan bisa terkabulkan. Tapi perlu di ingat bahwa hal ini juga harus di dukung dengan adanya niat yang ikhlas dan tulus, karena tanpa niatan yang tulus dan ikhlas ibadah umrah yang anda lakukan akan sia-sia dan tidak mendapatkan ridha dari Allah SWT. Untuk itu panjatkanlah doa dan dzikir sebanyak-banyaknya, baikdoa untuk diri sendiri maupun keluarga, kerabat, saudara, dll.

8 Keutamaan ibadah umrah

8 Keutamaan ibadah umrah

8 Keutamaan ibadah umrah – Terdapat banyak sekali keutamaan dan keistimewaan umrah, namun kami hanya akan memberikan beberapa keutamaan ibadah umrah saja. Untuk lebih jelas dan lengkapnya simak pembahasan dibawah ini.

1. Jihad para perempuan

Jihad merupakan salah satu ibadah yang sangat mulia di sisi Allah SWT, bahkan dalam Al-Qur’an maupun Hadist Nabi sudah disebutkan bahwa seseorang yang berjihad dijalan Allah SWT sudah dijamin akan masuk ke dalam surga. Salah satu Hadist yang menyebutkan hal tersebut yaitu dari Hadir Riwayat Al-Tirmidzi, bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda “Pokok urusan adalah islam, tiangnya yaitu shalat, sedangkan puncaknya adalah jihad”.

Pada zaman kenabian banyak kaum laki-laki yang berjihad di jalan Allah SWT dengan cara berperang melawan musuh islam. Lantas bagaimana dengan kaum perempuan yang identik dengan fisik lemah? Anda tidak perlu khawatir, karena setiap perempuan juga diberi kesempatan untuk berjihad di jalan Allah SWT. Salah satu caranya yaitu dengan menunaikan ibadah umrah.

Hal ini juga sudah disebutkan dalam sebuah hadist dari HR.An-Nasa’I bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda “Jihad orang yang tuda, orang yang lemah dan wanita adalah haji dan umrah”. Selain itu diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah, bahwa Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah “Ya Rasulullah, apakah ada kewajiban berjihad bagi kaum wanita”, lalu beliau menjawab “Bagi wanita adalah jihad yang tidak ada peperangan padanya, yaitu dengan cara haji dan umrah”.

2. Dosa-dosanya akan dihapuskan

Manusia merupakan salah satu makhluk yang tidak akan pernah lepas dari yang namanya dosa. Karena memang sifat manusia sendiri yaitu memiliki akal pikiran dan nafsu. Walaupaun begitu banyak orang yang mengharapkan dosa-dosanya akan dihapus. Hal ini bisa anda dapatkan ketika sudah menunaikan ibadah umrah, sebagaimana dalam sebuah HR.Bukhari yaitu “Suatu umrah kepada umrah yang lain adalah kafarrah atau menghapuskan dosa diantara keduanya dan haji yang mabrur atau haji yang diterima itu tidak ada balasan baginya selain surga”.

3. Dijanjikan surga

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, jika ibadah umrah merupakan salah satu ibadah yang sangat mulia di sisi Allah SWT. Terlebih ibadah umrah sendiri bisa dijadikan sebagai salah satu cara berjihadnya wanita, tentunya sudah tidak diragukan lagi pahalanya orang berjihad adalah surga. Bukan hanya untuk wanita saja, tapi siapapun yang sudah menunaikan ibadah umrah dengan ikhlas dan sepenuh hati dalam mengharap ridha Allah SWT.  Maka balasan yang tepat adalah surga baginya. Hal ini juga sudah banyak dalam hadis Bukhari.

4. Dijauhkan dari kemiskinan

Kebanyakan orang di Indonesia menunda-nunda ibadah umrah karena alasan biaya yang mahal, padahal mereka sudah mampu untuk menunaikannya. Ya memang ini merupakan sifat alami manusia yang tidak bisa lepas begitu saja, kecuali dengan iman yang kuat kepada Allah. Padahal kalau anda ketahui banyak sekali manfaat umrah yang bisa anda dapatkan, salah satunya yaitu tidak akan menjadikan kita menjadi fakir miskin, malah hal tersebut berlaku sebaliknya.

Dimana dengan menunaikan ibadah umrah rezeki yang anda dapatkan akan berlipat ganda. Rasulullah SAW pernah bersabda yang kurang lebih memiliki makna, bahwa untuk mengikutkan ibadah umrah dalam haji. Karena kedua ibadah tersebut memiliki keutamaan untuk menghilangkan dosa sama seperti dengan pembakaran emas, besi dan perak.

5. Hidup akan menjadi lebih berkah

Keistimewaan ibadah umrah selanjutnya yaitu akan membuat hidup anda menjadi lebih berkah lagi. Karena memang ketika anda menjalankan ibadah umrah dengan niatan yang ikhal dan sepenuh hati, maka ibadah tersebut akan bernilai banyak pahala dan menjadikannya sebagai ibadah yang mabrur. Segala sesuatu yang diterima di sisi Allah SWT, maka Allah akan membalasnya dengan kebaikan pula. Dalam konteks ini akan membuat hidup anda menjadi lebih berkah lagi.

6. Mendapatkan ketenangan hati

Selain mendapatkan keberkahan hidup,baik dari segi rezeki yang didapatkan. Faedah umrah selanjutnya yaitu anda akan mendapatkan ketenangan hati sesudah menunaikan ibadah umrah. Hal ini sudah dijelaskan oleh Syaikh Abul Ula Al-Mubarakfuri Rahimahullah yaitu “Haji dan umrah akan menghilangkan kefakiran, bisa bermakan kefakiran secara dzahur dengan terwujudnya kecukupan harta. Atau bisa juga kefakiran batin dengan terwujudnya kekayaan dalam hati”. Tentunya hal ini akan membuat anda menjalani hidup lebih nyaman dan tenang.

8 Keutamaan ibadah umrah - ketenangan hati

7. Doa jamaah umrah ditanah suci akan dikabulkan

Siapa sih insan manusia yang tidak ingin doanya dikabulkan oleh Allah SWT, tentunya semua orang mengharapkan segala macam doa yang dipanjatkan kepada Allah akan diterima di sisi-Nya. Hal ini juga menjadi salah satu keutamaan ibadah umrah, dimana seseorang yang menunaikan ibadah umrah dengan ikhlas dan khusyu’, maka doa-doanya akan di ijabah atau dikabulkan oleh Allah SWT.

Hal ini juga sudah terdapat dalam sebuah hadist Rasulullah SAW, dimana dari Abu Huraira bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda “Orang yang mengerjakan haji dan umrah merupakan tamu Allah, maka jika mereka memohon kepada-Nya, pastilah akan dikabulkan, dan jika memohon ampun pasti akan di ampunin-Nya”.

8. Mendapatkan pahala shalat hingga 1000-100.000 kali lipat

Shalat merupakan salah satu Rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh semua umat muslim. Pahala yang didapatkan dari shalat sangat mulia sekali, jika shalat selain di tanah suci anda akan mendapatkan 27 derajad, tapi ketika anda shalat berjamaah di tanah suci. Maka pahala yang anda dapatkan akan dilipat gandakan. Dimana untuk pahala shalat di Masjid Nabawi akan dilipatgandakan senilai 1000, sedangkan untuk shalat berjamaah di Masjidil haram akan di lipatgandakan sebesar 100.000 kali lipat.

Hal ini juga sudah disebutkan dalam sebuah Hadist Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah yang di shahihkan oleh Syaikh Al Albani, bahwa dari Jabir bin Abdillah “Shalat di Masjidku atau Masjid Nabawi lebih utama daripada 1000 shalat di Masjid lainnya selain Masjidil Haram. Sedangkan shalat di Masjidil hram lebih utama dari 100.000 shalat di Masjid lainnya”.

Jadi itulah beberapa keutamaan ibadah umrah, manfaatkan kesempatan yang anda miliki saat ini untuk mendapatkan ridha Allah SWt. Salah satunya adalah dengan menunaikan ibadah umrah, jika anada memang sudah mampu.

 

Jenis-jenis ibadah haji 

Jenis-jenis ibadah haji 

Jenis-jenis ibadah haji – Setidaknya terdapat tiga jenis dalam ibadah haji, kami sudah merangkumnya dalam pembahasan di bawah ini.

1.Haji Qiran

Haji Qiran bisa di artikan sebagai melaksanakan dan mengerjakan haji dan umrah secara bersamaan. Dan niat yang dibaca untuk ibadah ini dilakukan secara bersamaan dan sekaligus. Dimana untuk bacaan haji dan niatnya sendiri yaitu “Labaika bi haj wa umrah” yang berarti aku datang memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan haji dan umrah. Dan haji mengharuskan setiap pelakunya untuk tetap menggunakan pakaian ihram, baik dari mulai ibadah sampai dengan selesai.

Haji Qiran sendiri juga terbagi menjadi dua jenis yaitu sebagai berikut :

  • Berihram dengan niatan untuk ibadah haji dan umrah sekaligus dari miqat sambil membaca dan mengucapkan lafal “Labaika umratan wa hajjan”.
  • Berihram dan membaca niat umrah terlebih dahulu, kemudian di ikuti dengan membaca niat ibadah haji ke dalam niat umrah sebelum melakukan thawaf umrah.

Cara melaksanakan haji Qiran sendiri dimu

lai dengan cara bersuci terlebih dahulu, baik dengan mandi atau hanya berwudhu. Menggunakan pakaian ihram, shalat Sunnah dua rakaat, dan membaca niat yang sudah kami sebutkan di atas. Dan ketika sudah sampai di Kota Makkah, maka jamaah haji yang bukan penduduk Kota Makkah asli di sunnahkan untuk mengerjakan Thawaf Qudum terlebih dahulu. Dan Thawaf ini hanya bersifat Sunnah, sehingga bisa dilakukan apa di tinggalkan.

Setelah itu jamaah bisa langsung melanjutkan ke sa

 

’I, dan apabila sa’I yang dilakukan tanpa melakukan Thawaf Qudum. Maka jamaah tidak perlu melakukan sa’I lagi pada saat Thawaf Ifadhah. Dan untuk pelaksanaannya sendiri pada dasarnya sama dengan apa yang sudah kami sampaikan pada minggu kemarin yaitu mengenai rukun haji.

2. Haji Tamattu

Apa itu Haji tamattu? Haji Tamattu sendiri berbeda dengan haji Qiran, dimana untuk pengertian haji Tamattu yaitu melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu, baru setelah itu melakukan ibadah haji. Dan jamaah haji ini diwajibkan untuk membayar sebuah dam nusuk.  Untuk pelaksanaan atau rukun haji dan umroh dari haji Tamattu sendiri dimulai dengan melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu yaitu sebagai berikut :

  • Bersuci baik mandi atau berwudhu.
  • Menggunakan pakaian ihram.
  • Shalat Sunnah dua rakaat.
  • Niat dari miqat sambil mengucapkan niat me
  • lakukan ibadah umrah.
  • Membaca talbiah, shalawat, dan doa.
  • Masuk ke dalam Makkah dan berdoa.
  • Masuk ke dalam Masjidil Haram, melihat Ka’bah dan melakukan doa.
  • Ketika melintasi makam Ibrahim pada saat Thawaf, maka di sunnahkan untuk membaca doa.
  • Melakukan Thawaf sebanyak 7 kali atau putaran.
  • Sa’I dimulai dari Bukit Safa dan akan berakhir di Bukit Marwah sebanyak 7 kali perjalanan.
  • Memotong rambut sebagai tanda berakhirnya pelaksanaan ibadah umrah.

Dan setelah melaksanakan ibadah umrah tersebut, maka jamaah haji Tamattu harus menunggu tanggal 8 Dzulhijah terlebih dahulu agar bisa melaksanakan ibadah haji. Dimana untuk urutan kegiatan ibadah haji sendiri yaitu sebagai berikut :

  • Bersuci dengan cara mandi atau berwudhu.
  • Menggunakan pakaian ihram.
  • Shalat Sunnah dua rakaat.
  • Niat dari miqat sambil mengucapkan niat melakukan ibadah haji.
  • Pada tanggal 8 Dzulhijah jamaah haji mulai berangkat ke padang Arafah untuk melakukan kegiatan Wukuf.
  • Pada tanggal 9 Dzulhijah pelaksanaan Wukuf di Padang Arafah.
  • Ketika matahari mulai terbenam, maka akan melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah.
  • Mabbit atau bermalam di Muzdalifah pada malam tanggal 10 Dzulhijah, minimal sampai tengah malam.
  • Mabbit atau bermalam di Mina untuk pelaksanaan pelemparan 3 Jumrah pada hari-hari Tasyrik.
  • Kembali lagi ke Makkah dan melakukan Thawaf Ifadhah, sa’I, Thawaf Wadak sebagai bentuk bahwa anda sudah menyelasaikan ibadah haji.

3. Haji Ifrad

Haji ifrad sendiri bisa diartikan sebagai melaksanakan ibadah haji saja. Dan jamaah haji yang memilih jenis ini tidak di wajibkan untuk membayar dam. Dengan kata lain Haji Ifrad merupakan hajiyang mendahulukan haji terlebih dahulu di bandingkan dengan umrah. Untuk pelaksanaan cara haji Ifrad yaitu sebagai berikut :

  • Bersuci dengan cara mandi atau berwudhu
  • Menggunakan pakaian ihram.
  • Shalat Sunnah dua rakaat.
  • Berniat melakukan ibadah haji.
  • Ketika tiba di Makkah, maka jamaah haji Ifrad di sunnahkan untuk melakukan Thawaf Qudum atau ucapan selamat datang. Dan Thawaf ini bisa langsung di ikuti oleh sa’I atau tidak. Jika di lanjutkan dengan sa’I berarti pada saat melakukan Thawaf Ifadah sudah tidak perlu lagi melakukan sa’i. Dan setelah selesai melakukan Thawaf Qudum, maka tidak di akhiri dengan tahalalu sampai dengan proses ibadah haji selesai. Hal ini di karenakan harus menggunakan pakaian ihram. Dan juga harus menunggu waktu untuk melakukan Wukuf di Padang Arafah.
  • Untuk urutan kegiatan pelaksanaan ibadah haji selanjutnya sama dengan pelaksanaan ibadah haji Tamattu.
  • Adapun bagi jamaah yang ingin melanjutkan ke dalam ibadah umrah, maka jamaah harus mengambil miqat terlebih dahulu.

Jenis haji yang paling utama

Dari ketiga jenis haji di atas, tentunya terdapat salah satu jenis yang paling utama. Banyak ulama yang berbeda pendapat mengenai jenis haji yang paling utama, yaitu sebagai berikut :

  • Menurut Mazhab Syafi’I yaitu bahwa haji Ifrad dan haji Tamattu lebih utama di bandingkan dengan haji Qiran.
  • Mazhab Hanafi berpendapat bahwa haji Qiran lebih utama dibandingkan dengan haji Tamattu.
  • Mazhab Maliki berpendapat, bahwa haji Ifrad lebih utama dibandingkan dengan haji Tamattu dan Qiran.
  • Mazdhab Hanafi berpendapat, bahwa haji Tamattu lebih utama dibandingkan dengan haji Ifrad dan Qiran.

Jadi itulah jenis jenis beribadah haji yang wajib diketahui oleh umat islam. Silakan anda pilih jenis haji yang menurut anda baik.

Amalan Selama Umrah Yang Perlu Anda Perhatikan

Amalan Selama Umrah Yang Perlu Anda Perhatikan

Amalan Selama Umrah Yang Perlu Anda Perhatikan – Terdapat beberapa amalan untuk umrah yang bisa menambah kemuliaan anda di sisi Allah SWT. Berikut beberapa amalan-amalannya

1.Shalatlah di Masjid Nabawi

Masjid Nabawi merupakan salah satu Masjid Agung yang dimuliakan oleh Allah SWT, ketika anda melakukan ibadah umrah. Tentunya anda tidak boleh melewatkan kesempatan ini untuk beribadah dan melakukan amalan di Masjid Nabawi. Hal ini sudah dijelaskan dalam sabda Nabi Muhammad SAW yaitu “Satu shalat di Masjid saya ini akan lebih baik daripada 1000 shalat di Masjid lainnya, kecuali di Masjidil Haram”.

Bayangkan saja ketika anda shalat satu kali di Masjid Nabawi anda akan mendapatkan pahala sebanyak 1000 kali lipat dibandingkan dengan shalat di Masjid lainnya. jika kita konvesikan ke dalam hari, maka anda harus melakukan shalat selama dua ratus hari berbanding dengan satu shalat di Masjid Nabawi. Untuk itu manfaatkan kesempatan emas tersebut untuk selalu berbuat kebajikan dan mengharap ridha dari Allah SWT.

2. Beribadah di Raudah

Raudah sendiri menurut bahasa bisa diartikan sebagai taman, dan di Masjid Nabawi sendiri terdapat sebuah tempat yang disebut-sebut sebagai taman surga. Hal ini sudah dijelaskan dalam sebuah hadis nabi kurang lebih memiliki makna, bahwa tempat-tempat yanga ada di sekitar rumah Nabi adalah taman-taman surga. Hal ini juga dijelaskan dalam riwayat Thabrani bahwa yang dimaksud dengan rumah saya adalah rumah Aisyah.

Dimana rumah tersebut merupakan tempat dimana Nabi Muhammad SAW wafat, dan saat ini tempat tersebut telah manjadi liang lahat dan kubur dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Hal ini tentunya sudah memperjelas bahwa rumah yang dimaksud adalah rumah Aisyah, karena memang Beliau Nabi Muhammad SAW memiliki beberapa rumah yang ada di sekitara Masjid Nabawi, dan masing-masing rumah tersebut di tinggali oleh istri Beliau.

Dan Raudhah sendiri di anggap sebagai tempat yang paling mulia di Masjid Nabawi, karena itulah memperbanyak ibadah sunnah di sini adalah suatu kemuliaan untuk anda. Anda bisa beribadah dengan cara shalat di raudah, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan kegiatan ibadah lainnya. namun perlu di ingat bahwa anda harus melakukannya dengan khusyu’ dan tidak boleh mengganggu ibadah jamaah lainnya.

3. Berjihad di Masjid Nabawi

Amalan selama umrah selanjutnya yaitu berjihad di Masjid Nabawi, dan yang dimaksud dengan jihad disini bukanlah seperti jihad terdahulu yang harus berjuang berperang melawan musuh. Namun yang dimaksud dengan jihad adalah memerangi hawa nafsu dan terus melakukan kebaikan selama berada di Masjid Nabawi. Karena memang setiap langkah kaki menuju ke Masjid Nabwi itu di anggap seperti orang yang sedang berjihad di jalan Allah SWT.

Sekali lagi untuk di ingat agar anda selalu melakukan kebaikan selama di perjalan menuju Masjid Nabawi. Karena memang Masjid Nabawi sendiri adalah gudang dan pasarnya ilmu, dan sebaiknya orang yang masuk ke dalam Masjid agar mengajarkan ilmu atau dengan menuntut ilmu. Dalam hal ini anda bisa melakukannya dengan membawa Kitab atau Al-Qur’an dan mendiskusikan bersama jamaah lainnya.

4. Ziarah Kubur Nabi

Seperti yang sudah kami sebutkan diatas, jika Maqam dari Nabi Muhammad SAW berada di Madinah. Tentunya dalam agama islam sendiri ziarah kubur sangat dianjurkan sekali, terlebih untuk seorang makhluk yang sangat mulia di sisi Allah SWT. Dengan berziarah kubur ke Maqam Nabi Muhammad SAW, tentunya akan memberi keberkahan sendiri bagi anda.

Namun perlu di ingat untuk memperhatikan bahwa anda tidak boleh menjadikan rumah seperti kuburan, dan jangan jadikan Maqam Nabi Muhammad SAW sebagai ied. Karena shalawat yang anda panjatkan darimanapun akan diterima. Yang dimaksud dengan Ied disini adalah melakukan ziarah kubur secara terus menerus seolah-olah kita sedang melakukan perayaan. Padahal maksud dan tujuan utama dari ziarah kubur ini yaitu untuk memberikan salam dan shalawat kepada Nabi. Dan seperti yang sudah disebutkan dalam hadist diatas, jika Nabi Muhammad SAW akan selalu menerima shalawat darimanapun anda berada.

5. Shalat di Majid Quba

Umrah sendiri adalah salah satu jenis ibadah yang sangat agung, mungin bagi penduduk Madinah tidak akan kesulitan dalam melaksanakan ibadah umrah. Karena memang jarak Kota Madinah dan Mekkah tidaklah jauh, walaupun begitu tetap saja menyita waku yang cukup lama. Tapi Allah adalah Maha Pemurah dan Penyayang yang telah membukakan pintu bagi mereka untuk mendapatkan pahala seperti umrah dengan amalan yang lebih mudah.

Nabi Muhammad SAW pernah besabda “Barangsiapa bersuci di rumah-Nya, lalu mendatangi Masjid Quba dan melaksanakan shalat satu rakaat disana, maka ia mendapatkan pahal seperti pahalanya orang berumrah”. Bahkan Nabi Muhammad SAW sudah mencotohkan hal ini dengan perbuatannya, yaitu selalu mengunjungi Masjid Quba setiap pekannya.

6. Bersabar dengan rasa lapar dan cuaca

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa cuaca di Madinah sangatlah berbeda jauh dengan cuaca yang ada di Indonesia. Dimana cuaca disana lebih dominan dengan cuaca yang sangat panas, begitu juga sebaliknya bisa sangat dingin. Dengan kondisi cuaca seperti itu, tentunya akan membuat tenaga anda terkuras habis dan menimbulkan rasa lapar.

Tapi di sisi lain bagi orang yang bisa bersabar dalam menghadapi kondisi cuaca tersebut akan mendapatkan sebuah keutamaan dan kemuliaan, seperti sabda Nabi Muhammad SAW “Tidaklah seorang di antara umat saya bersabar akan rasa lapar dan kerasnya Madinah, melainkan saya akan menjadi pemberi syafaat atau saksi untuknya di hari Kiamat” hadist ini termasuk Hadist shahih karena di riwaytkan oleh Muslim